Almarhum teman saya pernah memberikan komentar ini ke saya, stubborn never learn, karena saya terus mencoba sesuatu yang menurutnya hasil akhirnya pasti akan gagal. Saya tahu teman saya memberikan komentar tersebut bukan karena ybs tidak suka, justru karena ybs care maka ybs berusaha menyadarkan saya
Dalam beberapa kejadian, sebenarnya saya sadar bahwa keras kepala itu tidak perlu, tapi saya terus mencoba kadang karena ingin membuktikan bahwa cara saya pada akhirnya akan berhasil, tapi kadang2 tetap tidak berhasil juga sih hahaha, tapi setidaknya saya tidak penasaran kan. yang pasti ini ego sih
Mungkin juga itu ego masa muda ya, makin kesini makin sembuh sih kelakuan stubborn itu, lebih banyak mikir sebelum bertindak, semoga makin bijak ya kedepannya
Cerita sedikit tentang asal mula kelakuan stubborn ini muncul ya, dulu waktu saya lebih muda, ceileh, saya bukan orang yang bisa mengandalkan keberuntungan, bahkan untuk hal hal yang sifatnya tidak substantial pun sepertinya saya kurang beruntung, ini yaa beberapa contoh saja
- Saya naik pesawat flag carrier nya Indonesia, dulu maskapai ini dilabel sebagai maskapai cukup mewah dan bagus, untuk flight lebih dari 1 jam biasanya mendapatkan in flight meals, nah kejadiannya ketika meals dibagikan entah bagaimana row dibelakang dan depan saya sudah mendapatkan mealsnya tapi row saya ketinggalan. saya pikir mungkin sedang disiapkan ya, nah karena saya orangnya ga enakan, diem saja lah saya menunggu giliran. sampai kemudian pramugari collecting meal traynya baru lah engeh kalau row saya belum mendapatkan meals, akhirnya tetep dapet sih hanya makannya buru2
- Ketika acara ulang tahun teman, semua orang mendapatkan goodie bags, pas saya mau ambil ternyata goodie bag habis, hal ini berulang beberapa kali di acara2 seminar yang saya hadiri
sebenernya masih banyak lagi sih cerita2 aneh soal ini, tapi dari kejadian2 kecil itulah akhirnya saya mulai jadi orang yang stubborn dan ngotot. Tapi tenang aja, makin tua makin sembuh kok penyakit ini
Have a nice weekend everyone